APAL TEU LUR? : " Makam Rd. Adipati Aria Panji Jayanegara yang merupakan Bupati Galuh yang memerintah selama 42 tahun mulai dari tahun 1636 sampai 1678 yang di makamkan di Ciwahangan Imbanagara. "

Bebegig Sukamantri Ciamis

bebegig-sukamantri-ciamis

Bebegig meskipun seram, rambut gimbalnya yang tersusun dari bunga rotan yang disebut bubuai itu menyiratkan kecintaan pada alam semesta. Dalam bunga-bunga itu masih tersimpan ribuan benih rotan. Jika pemilik wajahnya berjalan dan menggerak-gerakkan rambutnya, ia bagaikan kupu-kupu yang mengisap sari bunga dan menebarkannya ke daerah lain.

Itu sebabnya, rambut lelaki seram itu tak pernah diganti ijuk atau benda lain karena dari rambut itulah ia menyimpan rahasianya menjaga alam.

Wajah seram itu adalah bebegig milik masyarakat Desa Cempaka, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Hingga kini masyarakat di bagian utara Ciamis masih menggunakan bebegig untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Para pembuat kedok atau topeng bebegig pergi ke makam untuk menemukan suasana seram. Pengguna akan menyimpan kedok bebegig di makam hingga tiga hari. Dari pemakaman umum itu ratusan orang keluar dan berarak-arak keliling desa. Bebegig akan ditinggalkan di makam khusus setelah acara selesai.

Racmayati mengatakan seni baru ngarumat merupakan berbagai seni tradisi di Ciamis yang kemudian dirangkai dan dipertontonkan. Dalam seni musik, metode itu disebut medley.

Masyarakat Desa Cempaka meyakini bebegig merupakan perlambang kemenangan. Sebab, pembuatan bebegig diilhami wajah Prabu Sampulur. Ia memusnahkan kejahatan dan meminta imbalan untuk menguasai Pulau Jawa. Kemenangannya dikenang dengan membuat kedok seperti wajahnya.

Seni tradisi ini spektakuler karena melibatkan banyak orang untuk arak-arakan. Selain itu, masyarakat dari muda hingga tua mau mengeluarkan uang sendiri sekitar Rp 250.000 untuk membeli bebegig. Itu sebabnya, tradisi khas Ciamis ini diangkat oleh para pembina kesenian dari STSI Bandung, yaitu Yuyus Supriatna, Racmayati Nilakusumah, dan Endi Ependi.

Rachmayati mengatakan seni bebegig kemudian diambil untuk melengkapi penciptaan seni baru Ciamis, yaitu ngarumat atau memelihara. Dalam seni ngarumat yang diciptakan selama delapan bulan pada tahun 2006 tersebut seni bebegig yang hanya diiringi musik kelotok, aksesori yang dikalungkan pada kerbau dan sapi, kemudian ditambah beduk marung dari Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Ciamis, sehingga kemudian disebut dugig atau beduk dan bebegig.

Kreasi dengan bebegig ditempatkan di akhir pementasan. Bebegig merepresentasikan penjaga lingkungan. Karena itulah masyarakat Ciamis yang agraris bisa menunjukkan kepada masyarakat lain hasil taninya yang melimpah, seperti ketupat dan galendo dari kelapa.

Sebelumnya, dalam rangkaian ngarumat juga ditunjukkan cara masyarakat memelihara alam dengan menebarkan benih. Penebaran benih diawali dengan parukuyan terbuat dari pelepah bunga kelapa kering yang dibakar dengan kemenyan. Pemegangnya mengibas-kibaskan parukuyan ke sekitar tempat penanaman benih. Dalam upacara ini juga dipertunjukkan Tari Sintung.

Penanaman benih diikuti upacara ritual nyangku dari Panjalu, Ciamis. Upacara ini dilakukan untuk mengambil air bersih dari sumber air.

Untuk menjaga yang sudah ditanam dan disiram, upacara dilengkapi tanjidor dari Buniseuri, Ciamis, sebagai kesenian untuk menjaga situasi. Kesenian karawitan ini menggunakan tabuh beduk, kendang, calung renteng, genjring, rebab, dan sinden. Mulanya seni ini dipakai orangtua yang sedang berjaga malam pada masa pendudukan Jepang. Untuk menghela rasa bosan dan mengantuk, dimainkan tanjidor.

referensi: wisataciamis.com

Posting Lainnya

Galendo Khas Ciamis
Nyepuh Sebagai Penjemput Ramadan
Rumah Adat Panjalin
Tapak Karuhun GALUH KERTABUMI di Gunung SUSURU (bagian 1)
Bi Raspi dan NYANGKREB, Tradisi Panen yang Mulai Dilupakan

Berikan Komentar Lewat Account Facebook

One Response to “Bebegig Sukamantri Ciamis”

  1. Putra Galuh

    Jul 26. 2012

    Asli nembe terang, wah ciamis memang kaya budaya dan kreasi

    Reply to this comment

Leave a Reply

Connect with Facebook

Tuesday Sep 9 - 2:36am - Melupakan kebaikan yang pernah kita lakukan akan membersihkan hati, banyak mengingat-ingat bahkan menceritakan... http://t.co/fFanx9xWUi <> Monday Sep 8 - 1:23am - Doaku hari ini: Yaa Allah rabbKu, bila rejeki kami jauh dekatkan dia, bila rejeki kami sedikit perbanyaklah dia.... http://t.co/kwhMNEXPjW <> Thursday Sep 4 - 1:16am - Doaku hari ini: Yaa Allah, ridhoi apa yang kami lakukan hari ini. Jika itu baik, lindungi kami. Jika itu buruk,... http://t.co/ryUVgdCzAd <> Saturday Aug 30 - 2:15am - Waktu kecil selalu berharap cepat-cepat tumbuh dewasa, tetapi setelah dewasa baru sadar bahwa masa kecil lebih... http://t.co/KqzYdbXIcq <> Monday Aug 11 - 1:09am - Ya Allah, jadikanlah aktivitas kami hari ini bernilai ibadah di hadapanMu dan jadikanlah kami hamba-hamba Mu yang... http://t.co/mPJ8nc8GvI <>
Informasi Lainnyaclose