APAL TEU LUR? : " Pendiri Kerajaan Galuh adalah Wretikkandayun, ia adalah putra bungsu dari Kandiawan yang memerintah Kerajaan Kendan selama 15 tahun ( 597 s.d 612) yang kemudian menjadi pertapa di Layungwatang (daerah Kuningan) dan bergelar Rajawesi Dewaraja atau Sang Layungwatang. "

Makam Jambansari, Raden Adipati Aria Koesoemadiningrat

Di tengah kota Ciamis tepatnya di Jl. Achmad Dahlan, lingkungan Rancapetir, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis, tepatnya pada koordinat 0719’48,7” LS dan 10820’54,2” BT. terdapat komplek makam yang dikenal dengan nama Jambansari.

Situs ini berada pada ketinggian 233 m di atas permukaan laut. Sekitar komplek merupakan pemukiman penduduk kecuali di sebelah selatan yaitu berupa sawah. Situs ini merupakan kompleks makam Raden Adipati Aria Kusumadiningrat, Bupati Ciamis ke-16, yang berkuasa dari tahun 1839 – 1886. Situs berada di lahan seluas 4 hektar. Pada lahan tersebut selain terdapat kompleks makam juga terdapat tanah persawahan. Komplek makam Bupati Ciamis yang dikelola oleh Yayasan Kusumadiningrat ini dibangun pada tahun 1872.

Kompleks Jambansari dikelilingi pagar tembok yang tingginya sekitar 2 m. Pintu gerbang untuk masuk ke kompleks makam Jambansari berada di sisi timur, dengan bentuk bangunan seperti telor. Untuk masuk ke komplek makam melewati tangga trap. Di tengah komplek makam terdapat bangunan cungkup yang sangat kuat terbuat dari kayu jati. Atap cungkup berbentuk limas. Di dalam cungkup tersebut terdapat makam Kanjeng Prebu R.A.A. Koesoemadiningrat, Bupati Galuh Ciamis. Di sekeliling pemakaman terdapat beberapa makam kerabat dan para keturunan Prebu.

Di dalam Komplek terdapat bangunan penyimpanan benda-benda pusaka seperti yoni, lingga, menhir, Ganesha, gong, keris, keramik dan lain-lain. Selain di dalam bangunan penyimpanan benda-benda pusaka, arca-arca juga ada yang dikumpulkan di rerimbunan pohon weregu di samping bangunan itu. Total seluruh arca yang ada di kompleks tersebut adalah 13 arca. Menurut keterangan juru kunci makam, arca-arca yang terdapat di lokasi ini dikumpulkan oleh R.A.A Kusumadiningrat.

Pengumpulan ini dilakukan dalam rangka dakwah agama Islam, sehingga bagi yang mempunyai arca atau berhala diharuskan untuk dikumpulkan di lokasi tersebut. Arca-arca yang terdapat di lokasi ini di antaranya berbentuk arca megalitik, arca tipe Pajajaran, Nandi, Ganesha, dan lingga. Selain itu di lokasi ini juga terdapat lumpang batu dan lapik arca.

Dengan mengunjungi kompleks makam ini sebetulnya para peziarah akan mendapatkan dua informasi. Pertama mengenai sejarah perjuangan RAA Kusumadiningrat, dan kedua pola islamisasi yang dilaksanakan oleh RAA Kusumadiningrat. Bagaimana beliau menyikapi terhadap religi terdahulu tercermin dari kondisi arca-arca Hindu yang terkumpul di kompleks makam tersebut. Pengembangan ke aspek wisata ziarah di situs ini sangat didukung dari keletakannya yang di tengah kota serta tersedianya fasilitas bagi pengunjung di lokasi itu.

referensi: nanangbewos.blogspot.com foto: flickr.com

Posting Lainnya

Nyangku di Panjalu, Pencucian Benda Pusaka
Cagar Alam Pananjung
Telah Lahir Kabupaten Pangandaran
Gondang Buhun Kampung Adat Kuta Tambaksari
Mahkota Prabu Haur Kuning

Berita Foto Lainnya

Berikan Komentar Lewat Account Facebook

No comments.

Leave a Reply

Connect with Facebook

Monday Oct 20 - 4:08am - Terima Kasih Pak SBY & Selamat Bekerja Pak Jokowi-JK http://t.co/GwHlGyIW89 <> Thursday Oct 16 - 5:22am - *BERAPA HARGA ANAK KITA?* (Sebuah Renungan) Berapa harga anakmu? Bingung pasti... Karena nilai anak tak bisa... http://t.co/UbPJOR6r42 <> Tuesday Oct 14 - 1:52am - Informasi sareng Motivasi (Mungpung enjing keneh..,urang silih pada emutan bilih lepat mangga di comen ) TEU... http://t.co/GudHM41BJg <> Wednesday Oct 1 - 2:38am - Yaa Allah rabbKu, bila rejeki kami jauh dekatkan dia, bila rejeki kami sedikit perbanyaklah dia. Bila rejeki kami... http://t.co/9uhqmOlIs8 <> Thursday Sep 25 - 6:46am - Khas, Comro alias Comet Cimari http://t.co/J2wJgkxN61 <>
Informasi Lainnyaclose