APAL TEU LUR? : " Badodon mangrupakeun hiji alat paragi ngala lauk nu aya di Sunda, badodon oge masih keneh aya nu ngagunakeun salahsawiosna di daerah Kertabumi. "

Ngabuburit di Jembatan Cirahong

Ngabuburit di Jembatan Cirahong

SAAT bulan Ramadan seperti sekarang, Jembatan Cirahong yang berada di perbatasan Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, dengan Kecamatan Manonjaya di Kabupaten Tasikmalaya, menjadi lokasi ngabuburit warga. Tak hanya dari dua kebupaten tersebut, warga datang juga dari daerah tetangga seperti Kota Banjar.

Seperti terlihat Selasa (7/8), sejak pukul 16.00 warga sudah berdatangan ke Cirahong untuk melihat kereta api melintas di atas jembatan. Biasanya kereta muncul pukul 16.30 jika tidak ada halangan. Ada juga yang muncul saat sekitar pukul 18.00, sehingga kereta yang lewat pada jam ini kerap dijadikan patokan telah tibanya waktu untuk berbuka.

Suara khas kereta di atas, serta alunan irama dari bilah-bilah kayu jembatan yang dilewati mobil dan motor di bagian bawah, menjadi irama khas Cirahong. Suara tersebut berpadu, menyusun nada unik yang mengundang banyak masyarakat untuk menyambanginya.

Tak terkecuali bagi Ade Juhayana dan rekan-rekannya dari Divisi Anak Muda Pecinta Alam (Dampal) SMA Pasundan Tasikmalaya. Mereka sengaja ngabuburit di Cirahong. Ramlay, panggilan akrab Ade, menjajal ekstrimnya jembatan dengan cara berlatih memanjat.

Menurutnya, bergelantungan pada seutas tali di bawah jembatan yang panjangnya mencapai 202 meter dan di atasnya ada kereta api lewat, punya sensasi yang sangat berkesan. Saat ada kereta api lewat jembatan terasa bergoyang. Alunan khas kayu yang terlintasi kendaraan menambah suasanya lebih berbeda. “Itu yang kami tunggu-tunggu, saat bergelantungan dan kebetulan ada kereta lewat ini anugerah luar biasa,” kata Ade.

Kipli, Raden, dan Tiwan, yang merupakan senior Ade, merasakan betul dengan bergelantungan di atas jembatan sangat tidak terasa. “Ujug-ujug poek we teu karasa nyerelekna,” ujar Tiwan.

Soal makanan untuk berbuka, jangan khawatir. Karena banyaknya warga yang ngabuburit, banyak pula pedagang makanan. Cirahong pun berkembang menjadi lokasi ngabuburit yang menyenangkan. Tak heran, pemandangannya yang khas banyak dijadikan obyek fotografi.
Petang kian menjelang, pengunjung berangsur pulang. Masih ada kereta yang akan lewat esok hari… (Abdul Latif/ ”KP”)***

referensi: kabarpriangan

Posting Lainnya

Peninggalan Arkeologi Klasik di Ciamis
Kujang akan Diajukan sebagai Kekayaan Budaya Dunia ke UNESCO
Oktober, Persib Gelar TC di Stadion Galuh Ciamis
PSGC Lolos ke Divisi Utama Liga Indonesia
Lima Pemain Mantan Persib Gabung PSGC

Berikan Komentar Lewat Account Facebook

No comments.

Leave a Reply

Connect with Facebook

Tuesday Sep 9 - 2:36am - Melupakan kebaikan yang pernah kita lakukan akan membersihkan hati, banyak mengingat-ingat bahkan menceritakan... http://t.co/fFanx9xWUi <> Monday Sep 8 - 1:23am - Doaku hari ini: Yaa Allah rabbKu, bila rejeki kami jauh dekatkan dia, bila rejeki kami sedikit perbanyaklah dia.... http://t.co/kwhMNEXPjW <> Thursday Sep 4 - 1:16am - Doaku hari ini: Yaa Allah, ridhoi apa yang kami lakukan hari ini. Jika itu baik, lindungi kami. Jika itu buruk,... http://t.co/ryUVgdCzAd <> Saturday Aug 30 - 2:15am - Waktu kecil selalu berharap cepat-cepat tumbuh dewasa, tetapi setelah dewasa baru sadar bahwa masa kecil lebih... http://t.co/KqzYdbXIcq <> Monday Aug 11 - 1:09am - Ya Allah, jadikanlah aktivitas kami hari ini bernilai ibadah di hadapanMu dan jadikanlah kami hamba-hamba Mu yang... http://t.co/mPJ8nc8GvI <>
Informasi Lainnyaclose