APAL TEU LUR? : " Atraksi Seni Wayang Landung diciptakan awal Agustus 2007 oleh seniman Ciamis Pandu Radea "

Ngabuburit di Jembatan Cirahong

Ngabuburit di Jembatan Cirahong

SAAT bulan Ramadan seperti sekarang, Jembatan Cirahong yang berada di perbatasan Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, dengan Kecamatan Manonjaya di Kabupaten Tasikmalaya, menjadi lokasi ngabuburit warga. Tak hanya dari dua kebupaten tersebut, warga datang juga dari daerah tetangga seperti Kota Banjar.

Seperti terlihat Selasa (7/8), sejak pukul 16.00 warga sudah berdatangan ke Cirahong untuk melihat kereta api melintas di atas jembatan. Biasanya kereta muncul pukul 16.30 jika tidak ada halangan. Ada juga yang muncul saat sekitar pukul 18.00, sehingga kereta yang lewat pada jam ini kerap dijadikan patokan telah tibanya waktu untuk berbuka.

Suara khas kereta di atas, serta alunan irama dari bilah-bilah kayu jembatan yang dilewati mobil dan motor di bagian bawah, menjadi irama khas Cirahong. Suara tersebut berpadu, menyusun nada unik yang mengundang banyak masyarakat untuk menyambanginya.

Tak terkecuali bagi Ade Juhayana dan rekan-rekannya dari Divisi Anak Muda Pecinta Alam (Dampal) SMA Pasundan Tasikmalaya. Mereka sengaja ngabuburit di Cirahong. Ramlay, panggilan akrab Ade, menjajal ekstrimnya jembatan dengan cara berlatih memanjat.

Menurutnya, bergelantungan pada seutas tali di bawah jembatan yang panjangnya mencapai 202 meter dan di atasnya ada kereta api lewat, punya sensasi yang sangat berkesan. Saat ada kereta api lewat jembatan terasa bergoyang. Alunan khas kayu yang terlintasi kendaraan menambah suasanya lebih berbeda. “Itu yang kami tunggu-tunggu, saat bergelantungan dan kebetulan ada kereta lewat ini anugerah luar biasa,” kata Ade.

Kipli, Raden, dan Tiwan, yang merupakan senior Ade, merasakan betul dengan bergelantungan di atas jembatan sangat tidak terasa. “Ujug-ujug poek we teu karasa nyerelekna,” ujar Tiwan.

Soal makanan untuk berbuka, jangan khawatir. Karena banyaknya warga yang ngabuburit, banyak pula pedagang makanan. Cirahong pun berkembang menjadi lokasi ngabuburit yang menyenangkan. Tak heran, pemandangannya yang khas banyak dijadikan obyek fotografi.
Petang kian menjelang, pengunjung berangsur pulang. Masih ada kereta yang akan lewat esok hari… (Abdul Latif/ ”KP”)***

referensi: kabarpriangan

Posting Lainnya

Batik Ciamisan, Bersahaja Tetapi Elegan
5 Desa Baru Hasil Pemekaran Tahun 2012
4 Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Pada Pilkada Tahun 2013
Lima Pemain Mantan Persib Gabung PSGC
Sergio van Dijk: Stadion Galuh Cukup Memadai

Berikan Komentar Lewat Account Facebook

No comments.

Leave a Reply

Connect with Facebook

Monday Jul 28 - 4:36am - Pertigaan Saripohaci, Jl. Jend. Sudirman Ciamis http://t.co/1BYbDEiZ06 <> Sunday Jul 27 - 1:54pm - Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435H Taqabalallahu minna wa minkum Shiyamana wa shiyamakum Minal aidzin wal... http://t.co/ES7Hbetbs9 <> Thursday Jul 24 - 7:14am - Kantor Pos Ciamis http://t.co/SvWU2iw4Jq <> Sunday Jul 13 - 5:38pm - Ritual Adat Mapag Cai Karomah Kahuripan http://t.co/tjl9Jq4dfA <> Sunday Jul 13 - 2:19pm - Ritual Adat Mapag Cai Karomah Kahuripan http://t.co/dnGzifD3au @di_ciamis <>
Informasi Lainnyaclose