Ritual Adat Nyuguh Kampung Adat Kuta, Tambaksari Ciamis

Ritual Adat Nyuguh Kampung Adat Kuta, Tambaksari Ciamis

ritual adat nyuguh kampung adat kuta, tambaksari ciamis

Ritual Adat Nyuguh Kampung Adat Kuta, Tambaksari Ciamis

[alert style=”white”] sumber: Eman Hermansyah Sastrapraja/PANGAUBAN GALUH PAKUAN [/alert]

Wangsit Prabu Siliwangi

Wangsit Prabu Siliwangi

Wangsit Prabu Siliwangi mengandung hakekat yang sangat tinggi oleh karena di dalamnya digambarkan situasi kondisi sosial beberapa masa utama dengan karakter pemimpinnya dalam kurun waktu perjalanan panjang sejarah negeri ini pasca kepergian Prabu Siliwangi (ngahyang/menghilang). Peristiwa itu ditandai dengan menghilangnya Pajajaran.

Seperti diungkapkan dalam naskah tersebut berikut ini :

”Ti mimiti poé ieu, Pajajaran leungit ti alam hirup. Leungit dayeuhna, leungit nagarana. Pajajaran moal ninggalkeun tapak, jaba ti ngaran pikeun nu mapay. Sabab bukti anu kari, bakal réa nu malungkir! Tapi engké jaga bakal aya nu nyoba-nyoba, supaya anu laleungit kapanggih deui. Nya bisa, ngan mapayna kudu maké amparan. Tapi anu marapayna loba nu arieu-aing pang pinterna. Mudu arédan heula.”

Artinya :

“Semenjak hari ini, Pajajaran hilang dari alam nyata. Hilang kotanya, hilang negaranya. Pajajaran tidak akan meninggalkan jejak, selain nama untuk mereka yang berusaha menelusuri. Sebab bukti yang ada akan banyak yang menolak! tapi suatu saat akan ada yang mencoba, supaya yang hilang bisa ditemukan kembali. Bisa saja, hanya menelusurinya harus memakai dasar. Tapi yang menelusurinya banyak yang sok pintar dan sombong. Dan bahkan berlebihan kalau bicara.”

Situs Sang Hyang Cipta Permana Prabudigaluh Salawe

Situs Sang Hyang Cipta Permana Prabudigaluh Salawe

Salah satu situs unggulan di Kabupaten Ciamis yaitu situs Sang Hyang Cipta Permana Prabudigaluh Salawe, di Dusun Tinggarahayu, Desa Cimaragas, Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis.

Situs Sang Hyang Cipta Permana Prabudigaluh Salawe merupakan tinggalan Situs yang di dalmnya adanya bcb batu entog , batu lambang peribadatan, patilasan Prabu Galuh Salawe, dan sebagainya.

Prabu Salawe sekitar tahun 30 an ternyata telah dikunjungi oleh Bapak Proklamator Presiden pertama RI Ir. Soekarno, beliau berkunjung ke situs Prabu Galuh di Salawe ketika masih menjadi mahasiswa ITB Bandung. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya data-data kliping koran yang masih tersimpan sampai sekarang di Jupel Salawe Abah latif Adiwijaya.

Kemudian pada tahun 2013 setelah melalui seleksi yang ketat dari The soekarno Center yang berpusat di Tampaksiring Bali, Situs Prabu Galuh di Salawe mendapatkan sertifikat The Soekarno Center yang akan diberikan penganugrahan pada tanggal 20 Nopember 2013 di Balai Kota Bandung oleh Ketua The Soekarno Center Ibu Sukmawati Soekarno Puteri.

[alert style=”white”] sumber: Eman Hermansyah Sastrapraja/PANGAUBAN GALUH PAKUAN

Gambar: WARGA mengikuti ritual misalin di situs keramat makam Galuh Salawe di Cimaragas Kabupaten Ciamis, Minggu (15/7). Misalin salah satu ritual yang digelar menjelah Ramadan.**(foto: Pikiran Rakyat)
[/alert]

Ritual Misalin

Ritual Misalin

Jelang Ramadan, beberapa ritual adat digelar di sejumlah situs di Ciamis. Salah satunya ritual Misalin di situs keramat makam Sang Hyang Cipta Permana Prabudigaluh, di Dusun Tinggarahayu, Desa dan Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis.

Misalin secara harfiah berarti melakukan pergantian menuju kesejahteraan hidup lahir batin.

Tradisi tahunan ini telah dilakukan masyarakat di wilayah tersebut secara turun temurun. Pada tradisi ini, masyarakat bergotong royong membersihkan makam leluhur sekaligus berdoa di tempat tersebut untuk menyucikan diri menyambut Ramadan.

“Misalin juga bermakna membersihkan diri dari segala macam perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma agama,” ujar juru kunci makam keramat Galuh Salawe, Latif Adiwijaya.

Lebih lanjut Latif menuturkan ritual itu tidak hanya sebatas membersihkan makam karuhun yang rutin dilaksanakan.

Namun, menurut dia, Misalin juga merupakan momentum untuk “ngikis diri” demi mendapat keberkahan hidup.

Pada tradisi itu warga secara sukarela bergotong-royong membuat pontrang, yakni makanan yang disajikan di atas anyaman daun kelapa yang dibentuk segi empat menyerupai bentuk kapal.

Pontrang itu kemudian dibagikan kepada warga yang hadir dalam ritual untuk selanjutnya dimakan bersama-sama.

Pontrang itu wadah makan jaman dulu ketika acara atau hajat masyarakat digelar seperti di acara khitanan ataupun pernikahan. Pontrang dibuat dari daun kelapa dan mengingatkan kita pada sumber-sumber alam yang bis dimanfaatkan,” ucap Ayip salah seorang penyelenggara.

Uniknya, tidak seperti ritual di daerah lain, tak ada aksi saling rebut saat pontrang dibagikan.

Ratusan warga dengan sabar duduk menunggu jatah pembagian dari panitia penyelenggara.

Pontrang dibagikan setelah prosesi tawasulan usai dilaksanakan. Singkatnya seluruh acara dalam ritual tersebut berlangsung dengan khidmat dan tertib.

[alert style=”white”] Sumber: Yulistyne Kasumaningrum/”Pikiran Rakyat” [/alert]

Gondang Buhun Kampung Adat Kuta Tambaksari

Gondang Buhun Kampung Adat Kuta Tambaksari

Gondang-Buhun-Kampung-Adat-Kuta-Tambaksari

Warisan budaya tak benda gondang buhun kampung adat kuta tambaksari ciamis ketika Pentas Gelar Budaya Tradisi Kampung Adat se jabar banten di Sukabumi

[alert style=”white”]Eman Hermansyah Sastrapraja/PANGAUBAN GALUH PAKUAN [/alert]

Persib Tahan PSGC 2-2

Persib Tahan PSGC 2-2

Pertandingan ujicoba kedua Persib Bandung di Ciamis melawan PSGC Galuh Ciamis berakhir 2-2. Laga ini hanya berlangsung hingga menit ke-82 karena tidak dapat dilanjutkan akibat serbuan penonton ke tengah lapangan.

Beberapa saat menjelang kick off, pintu stadion jebol satu persatu. Pertama-tama pintu tribun utara yang berhasil diterobos penonton. Karena setiap tribun sudah tidak bisa menampung penonton, panpel pun akhirnya membuka pintu selatan yang langsung menuju lapangan. Hal serupa dilakukan di pintu timur dan selatan. Alhasil, penonton luber hingga ke garis lapangan. Pertandingan dimulai dengan suasana penonton yang sangat dekat dengan pemain di lapangan.

Dalam daftar susunan pemain Persib, Sergio van Dijk duduk di bangku cadangan. Sebagai gantinya, Janur menempatkan Tantan di lini serang. Sementara Hariono pun diistirahatkan dengan memasang M Taufiq sebagai starter.

Tim tuan rumah tampil impresif di awal pertandingan. PSGC mendapat hadiah penalti pada menit ke-5. Ahmad Jufriyanto dinyatakan melakukan handball di dalam kotak terlarang. Eksekusi 12 dilakukan dengan sempurna oleh gelandang yang pernah berkostum Persib, Budiawan. Pemain muda ini mengarahkan bola ke sisi kanan. Kiper M Natshir terkecoh dengan menggerakkan badannya di sisi yang lain.

Tak dapat menyeimbangkan gol, Persib justru kembali kebobolan. Menit 10, gawang Maung Bandung sudah 2 kali jebol. Tim asuhan Heri Rafni Kotari menggandakan keunggulan berkat gol Arif Budiman.

Tiga menit kemudian, Firman Utina dijatuhkan di dalam kotak penalti. Kini wasit Thoriq Alkatir menunjuk titik putih di depan gawang PSGC. Konate Makan menjadi algojo penalti. Bola tendangannya menusuk ke pojok kiri, membuat Persib.

Menit 18 Persib hampir menyeimbangkan skor seandainya bola tendnagan M Ridwan tidak membentur mistar gawang.

Sampai waktu turun minum, Persib menciptakan beberapa peluang lainnya. Salah satunya adalah akselerasi Ferdinand Alfred Sinaga pada menit 35. Sayang pergerakannya berhasil dihentikan pemain lawan. Konate mengeksekusi tendangan bebas, namun membentur pagar hidup.

Babak 2 Janur melakukan 2 pergantian pemain, Sergio masuk menggantikan Tantan dan Hariono masuk dengan menarik keluar Firman. Sergio langsung menciptakan peluang di menit pertamanya di lapangan. Menerima umpan dari Supardi, sundulan Sergio masih bisa ditangkap kiper PSGC, M Irpan.

Menit 52 Konate dapat peluang dengan mengecoh seorang pemain lawan. Sayang tendangan kaki kirinya masih lemah dan dapat diamankan penjaga gawang. Dua menit kemudian, terobosan Sergio menuju Ferdinand pun masih bisa ditepis kiper.

Persib akhirnya bisa mencetak gol kedua sekaligus penyeimbang pada menit ke-81. Umpan silang Supardi disundul Abdul Rahman. Bola tersebut berhasil ditahan M Irpan, dan bola rebound kembali disambar bek tengah Persib tersebut menjadi sebuah gol.

Namun setelah gol tersebut, suasana pertandingan kian tak kondusif. Penonton menyerbu dari sisi timur menuju lapangan. Melihat kondisi tersebut, para pemain kedua kubu langsung merapat ke ruang ganti. Pertandingan pun dinyatakan selesai karena tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Skor akhir sama kuat, 2-2.

Lineup PSGC: M Irpan, Dedean, Basid (c), Eko, Vinsen, Moris Power, Budiawan, Shin Kyun Jun, Handri, Arip Budiman, Didin Jahidin.
Cadangan: Septiadi Abd Malik, Iwan MD, Diki Aditya, Evan Varian, Chandra Yusup Ahmad, Wahyudi, Yaris Riyadi, Kim Shan Duk, Williyan, Yana Mulyana, Andrian Suci, Luis Binho, Alesandro Altobeli.

Lineup Persib: M Natshir, Supardi, Abdul Rahman, Ahmad Jufriyanto, Jajang Sukmara, M Ridwan, M Taufiq, Firman Utina (c), Konate Makan, Ferdinand Sinaga, Tantan.
Cadangan: I Made Wirawan, M Agung Pribadi, Atep, Hariono, Sergio van Dijk, Sigit Hermawan, Saepul, Rudi Gunawan, Rudiana.

[alert style=”white”]Mayasari Mulyanti/SIMAMAUNG.COM [/alert]
PiSS1024FM Ciamis

PiSS1024FM Ciamis

PROFIL SINGKAT

PISS1024FM Ciamis Best Radio Channel
Radio Anak Muda Kebanggan #1 Ciamis !

Pendengar radio PISS terdiri dari:

  • 40 % pria & 60 % wanita
  • Berusia 15 – 29 tahun
  • Golongan A B C
  • Gaya hidup pendengarnya yaitu modis, mengikuti trend, gaul, mendengarkan musik, penonton TV/Bioskop, pembaca koran/Majalah, pengguna internet. Dengan kepribadian kompleksitas remaja.

GALLERY

PROGRAM

KOPI (Karnaval Obrolan Pagi Ini……..!)
Setiap hari Senin – Sabtu
Jam 06.00 – 09.00BerSKJ 69 (Ber-Senang” dengan Keceriaan di Jam 6 pe jam 9)
Setiap hari Minggu
Jam 06.00 – 09.00DOUBLE HIT REQUEST
Setiap hari Senin – Sabtu
Jam 09.00 – 11.00REFRESH
Setiap hari Senin – Jum’at
Jam 11.00 – 14.00Pop ReQuest (Piss On The Top ReQuest)
Setiap hari Sabtu
Jam 11.00 – 13.00DIATONIS (Diantara Tembang2 Indonesia)
Setiap hari Senin – Jum’at
Jam 14.00 – 16.00MAHIR (Mancanegara Hit Request)
Setiap hari Minggu
Jam 14.00 – 16.00WALKING AFTERNOON
Setiap hari Senin
Jam 16.00 – 18.00
BECOMING COUPLE
Setiap hari Selasa
Jam 16.00 – 18.00JUBEL (Jual Beli)
Setiap hari Rabu
Jam 16.00 – 18.00CiAMiS (Cinta Karya Musik Sendiri)
Setiap hari Kamis
Jam 16.00 – 18.00TREND 12.00 – 14.00
Setiap hari Minggu
Jam 12.00 – 14.00KangGURU (Prog. English)
Setiap hari Minggu
Jam 16.00 – 18.00KRIBOOOOOO….
Setiap hari Senin-Kamis
Jam 19.00 – 22.00POP REQUEST
Setiap hari Sabtu
Jam 11.00 – 12.00

Bentuk Program Iklan

Loose Spot
30 detik
PT–> Rp. 100.000
RT–> Rp. 60.00045 detik
PT–> Rp. 200.000
RT–> Rp. 150.000Adlips
45 detik
PT–> Rp. 200.000
RT–> Rp. 150.000Insert
5 menit
PT–>Rp. 450.000
RT–>Rp. 350.000

Time Signal
1 menit
PT–> Rp. 500.000
RT–> Rp. 350.000

Semi Blocking
30 menit
PT–> Rp. 1.500.000
RT–> Rp. 1.250.00045 menit
PT–> Rp. 2.500.000
RT–> Rp. 1.750.000Full Blocking
30 menit
PT–> Rp. 2.500.000
RT–> Rp. 1.750.00045 menit
PT–> Rp. 3.500.000
RT–> Rp. 2.750.000

Production Spot

Rp. 500.000

Blocking Time Benefits

  • Durasi 30 menit 2 Spot Iklan/jam 1 Adlibs Opening + Closing Tune Tag Name Program Exclusive tidak ada iklan lain
  • Durasi 45 menit 6 Spot Iklan/jam 3 Adlibs Opening + Closing Tune Tag Name Program Exclusive tidak ada iklan lain

Semi Blocking Time Benefits

  • Durasi 30 menit 1 Spot Iklan/jam 1 Adlibs Opening + Closing Tune Tag Name Program Exclusive tidak ada iklan competition
  • Durasi 46 menit 3 Spot Iklan/jam 2 Adlibs Opening + Closing Tune Tag Name Program Exclusive tidak ada iklan competition

Note :

  1. Harga mulai berlaku tanggal 1 Januari 2012
  2. Kesepakatan dituangkan kedalam kontrak kerjasama atau Media Order yang disetujui oleh kedua belah pihak.
  3. Materi-materi iklan paling lambat harus sudah diterima pada H-7 diatas persetejuan laik on air.
  4. Untuk informasi lebih lanjut hubungi : PT RADIO SWARA PiSSENTRATAMA Jl. HOS. Cokroaminoto No. 6 Ciamis 46211 Telp / Fax 0265-771385, 7014100, 9101024 Bank BNI No. 010 704 8249 a/n Deni Yuliandri

e-mail : [email protected]  Web/Streaming : www.pissfm.com | www.pissradio.com

Keterangan :

PT = PrimeTime (WIB) 06.00 – 10.00, 16.00 – 20.00
RT = Reguler Time (WIB) 10.00 – 16.00, 20.00 – 24.00

[alert style=”white”]referensi: pissradio.com dan berbagai sumber internet [/alert]

Sergio van Dijk: Stadion Galuh Cukup Memadai

Sergio van Dijk: Stadion Galuh Cukup Memadai

Stadion Galuh Ciamis yang menjadi tempat pemusatan latihan tim Maung Bandung mendapat apresiasi dari striker Sergio van Dijk. Ia menilai, kondisi rumput stadion sangat memadai bila dibandingkan dengan tempat latihan PERSIB di kota Bandung.

“Lapangan cukup bagus dan juga cukup rata. Lebih rata dari lapangan yang kita pakai latihan di Bandung,” ujar pemain keturunan Belanda tersebut.

Walau demikian, Sergio mengakui, Stadion Galuh rumputnya terlalu tebal sehingga dalam melakukan passing dirinya memerlukan tenaga ekstra.

“Tapi rumput sedikit tebal, membuat bola tidak berlari kencang. Jadi kita harus bisa passing lebih keras,” katanya.

“Kalau bisa setiap hari kita bisa latihan di sini tapi terlalu jauh,” tambah Sergio. ***

Tim PERSIB melakukan pemusatan latihan di Stadion Galuh, Ciamis

[alert style=”white”] sumber: persib.co.id [/alert]

PERSIB Rencanakan Pemusatan Latihan di Ciamis

PERSIB Rencanakan Pemusatan Latihan di Ciamis

Pelatih kepala PERSIB Djadjang Nurdjaman menyiapkan sejumlah program untuk anak asuhnya. Ia berencana melakukan pemusatan latihan di Ciamis, Jawa Barat. Salah satu agendanya ialah mengembalikan kondisi fisik pemain.

“Selama delapan hari rencananya akan dimulai pada 24 November mendatang,” kata pria yang akrab disapa Djanur ini di Graha PERSIB, Selasa (29/10).

Djadjang mengatakan, selain pemusatan latihan, di Ciamis juga akan dilangsungkan laga uji coba. Meski pun lawan yang akan dihadapi belum dapat diumumkan.

“Ada uji coba juga di sana. Sebab, kita akan langsung dihadapkan pada laga persahabatan dengan DC United,” terangnya.

Sebelum pelaksanaan pemusatan latihan, Djanur akan mengonsentrasikan latihan pada pembenahan fisik pemain. Ia pun secara bertahap akan memberikan materi latihan taktik dan strategi.

[alert style=”white”] sumber: persib.co.id [/alert]

Seni Manuk Hahayaman Panjalu

Seni Manuk Hahayaman Panjalu

Seni Manuk Hahayaman Panjalu

Seni Manuk Hahayaman merupakan kritik Komunitas Anak Ibu (KAI) Panjalu atas menghilangnya aneka burung di wilayahnya sehingga untuk mereka menghadirkan sosok burung impor. Manuk Hahayaman menjadi ikon penting upacara adat Nyangku 2013 yang digelar pada 1-4 Februari 2013 di Alun-Alun Borosngora, Panjalu, Ciamis.

[alert style=”white”] sumber: youtube, desamembangun.or.id [/alert]

Maung Panjalu, Bongbang Larang Bongbang Kancana

Maung Panjalu, Bongbang Larang Bongbang Kancana

Mitos Maung Panjalu

Mempelajari sejarah dan kebudayaan Panjalu tidak akan lepas dari berbagai tradisi, legenda, dan mitos yang menjadi dasar nilai-nilai kearifan budaya lokal, salah satunya adalah mitos Maung Panjalu (Harimau Panjalu). Sekelumit kisah mengenai Maung Panjalu adalah berlatar belakang hubungan dua kerajaan besar di tanah Jawa yaitu Pajajaran (Sunda) dan Majapahit.

Menurut Babad Panjalu kisah Maung Panjalu berawal dari Dewi Sucilarang puteri Prabu Siliwangi yang dinikahi Pangeran Gajah Wulung putera mahkota Raja Majaphit Prabu Brawijaya yang diboyong ke Keraton Majapahit. Dalam kisah-kisah tradisional Sunda nama Raja-raja Pajajaran (Sunda) disebut secara umum sebagai Prabu Siliwangi sedangkan nama Raja-raja Majapahit disebut sebagai Prabu Brawijaya.

maung-panjalu-bongbang-larang-bongbang-kancana

Ketika Dewi Sucilarang telah mengandung dan usia kandungannya semakin mendekati persalinan, ia meminta agar dapat melahirkan di tanah kelahirannya di Pajajaran, sang pangeran mau tidak mau harus menyetujui permintaan isterinya itu dan diantarkanlah rombongan puteri kerajaan Pajajaran itu ke kampung halamannya disertai pengawalan tentara kerajaan.

Suatu ketika iring-iringan tiba di kawasan hutan belantara Panumbangan yang masuk ke dalam wilayah Kerajaan Panjalu dan berhenti untuk beristirahat mendirikan tenda-tenda. Di tengah gelapnya malam tanpa diduga sang puteri melahirkan dua orang putera-puteri kembar, yang lelaki kemudian diberi nama Bongbang Larang sedangkan yang perempuan diberi nama Bongbang Kancana. Ari-ari kedua bayi itu disimpan dalam sebuah pendil (wadah terbuat dari tanah liat) dan diletakkan di atas sebuah batu besar.

Kedua bocah kembar itu tumbuh menuju remaja di lingkungan Keraton Pakwan Pajajaran. Satu hal yang menjadi keinginan mereka adalah mengenal dan menemui sang ayah di Majapahit, begitu kuatnya keinginan itu sehingga Bongbang Larang dan Bongbang Kancana sepakat untuk minggat, pergi secara diam-diam menemui ayah mereka di Majapahit.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh mereka tiba dan beristirahat di belantara kaki Gunung Sawal, Bongbang Larang dan Bongbang Kancana yang kehausan mencari sumber air di sekitar tempat itu dan menemukan sebuah pendil berisi air di atas sebuah batu besar yang sebenarnya adalah bekas wadah ari-ari mereka sendiri.

Bongbang Larang yang tak sabar langsung menenggak isi pendil itu dengan lahap sehingga kepalanya masuk dan tersangkut di dalam pendil seukuran kepalanya itu. Sang adik yang kebingungan kemudian menuntun Bongbang Larang mencari seseorang yang bisa melepaskan pendil itu dari kepala kakaknya. Berjalan terus kearah timur akhirnya mereka bertemu seorang kakek bernama Aki Ganjar, sayang sekali kakek itu tidak kuasa menolong Bongbang Larang, ia kemudian menyarankan agar kedua remaja ini menemui Aki Garahang di pondoknya arah ke utara.

Aki Garahang yang ternyata adalah seorang pendeta bergelar Pendita Gunawisesa Wiku Trenggana itu lalu memecahkan pendil dengan sebuah kujang sehingga terbelah menjadi dua (kujang milik sang pendeta ini sampai sekarang masih tersimpan di Pasucian Bumi Alit). Karena karomah atau kesaktian sang pendeta, maka pendil yang terbelah dua itu yang sebelah membentuk menjadi selokan Cipangbuangan, sedangkan sebelah lainnya menjadi kulah (kolam mata air) bernama Pangbuangan.

Sebagai tanda terima kasih, kedua remaja itu kemudian mengabdi kepada Aki Garahang di padepokannya, sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke Majapahit. Suatu ketika sang pendeta bepergian untuk suatu keperluan dan menitipkan padepokannya kepada Bongbang Larang dan Bongbang Kancana dan berpesan agar tidak mendekati kulah yang berada tidak jauh dari padepokan.
Kedua remaja yang penuh rasa ingin tahu itu tak bisa menahan diri untuk mendatangi kulah terlarang yang ternyata berair jernih, penuh dengan ikan berwarna-warni. Bongbang Larang segera saja menceburkan diri kedalam kulah itu sementara sang adik hanya membasuh kedua tangan dan wajah sambil merendamkan kedua kakinya.

Betapa terkejutnya sang adik ketika Bongbang Larang naik ke darat ternyata wajah dan seluruh tubuhnya telah ditumbuhi bulu seperti seekor harimau loreng. Tak kalah kagetnya ketika Bongbang Kancana bercermin ke permukaan air dan ternyata wajahnya pun telah berubah seperti harimau sehingga tak sadar menceburkan diri kedalam kulah. Keduanyapun kini berubah menjadi dua ekor harimau kembar jantan dan betina.

Hampir saja kedua harimau itu akan dibunuh oleh Aki Garahang karena dikira telah memangsa Bongbang Larang dan Bongbang Kancana. Namun ketika mengetahui kedua harimau itu adalah jelmaan dua putera-puteri kerajaan Pajajaran yang menjaga padepokannya sang Pendeta tidak bisa berbuat apa-apa. Ia berpendapat bahwa kejadian itu sudah menjadi kehendak Yang Mahakuasa, ia berpesan agar kedua harimau itu tidak mengganggu hewan peliharaan orang Panjalu, apalagi kalau mengganggu orang Panjalu maka mereka akan mendapat kutukan darinya.

Kedua harimau jejadian itu berjalan tak tentu arah hingga tiba di Cipanjalu, tempat itu adalah kebun milik Kaprabon Panjalu yang ditanami aneka sayuran dan buah-buahan. Di bagian hilirnya terdapat pancuran tempat pemandian keluarga Kerajaan Panjalu. Kedua harimau itu tak sengaja terjerat oleh sulur-sulur tanaman paria oyong (sayuran sejenis terong-terongan) lalu jatuh terjerembab kedalam gawul (saluran air tertutup terbuat dari batang pohon nira yang dilubangi) sehingga aliran air ke pemandian itu tersumbat oleh tubuh mereka.

Prabu Sanghyang Cakradewa terheran-heran ketika melihat air pancuran di pemandiannya tidak mengeluarkan air, ia sangat terkejut manakala diperiksa ternyata pancurannya tersumbat oleh dua ekor harimau. Hampir saja kedua harimau itu dibunuhnya karena khawatir membahayakan masyarakat, tapi ketika mengetahui bahwa kedua harimau itu adalah jelmaan putera-puteri Kerajaan Pajajaran, sang Prabu menjadi jatuh iba dan menyelamatkan mereka dari himpitan saluran air itu.

Sebagai tanda terima kasih kedua harimau itu bersumpah dihadapan Prabu Sanghyang Cakradewa bahwa mereka tidak akan mengganggu orang Panjalu dan keturunannya, bahkan bila diperlukan mereka bersedia datang membantu orang Panjalu yang berada dalam kesulitan. Kecuali orang Panjalu yang meminum air dengan cara menenggak langsung dari tempat air minum (teko, ceret, dsb), orang Panjalu yang menanam atau memakan paria oyong, orang Panjalu yang membuat gawul (saluran air tertutup), maka orang-orang itu berhak menjadi mangsa harimau jejadian tersebut.

Selanjutnya kedua harimau kembar itu melanjutkan perjalanan hingga tiba di Keraton Majapahit dan ternyata setibanya di Majapahit sang ayah telah bertahta sebagai Raja Majapahit. Sang Prabu sangat terharu dengan kisah perjalanan kedua putera-puteri kembarnya, ia kemudian memerintahkan Bongbang Larang untuk menetap dan menjadi penjaga di Keraton Pajajaran, sedangkan Bongbang Kancana diberi tugas untuk menjaga Keraton Majapahit.

Pada waktu-waktu tertentu kedua saudara kembar ini diperkenankan untuk saling menjenguk. Maka menurut kepercayaan leluhur Panjalu, kedua harimau itu selalu berkeliaran untuk saling menjenguk pada setiap bulan Maulud.

[alert style=”white”] referensi: id.wikipedia, panjalu.desa.id [/alert]

Stadion Galuh Ciamis

Stadion Galuh Ciamis

Stadion Galuh Ciamis 1

Stadion Galuh Ciamis, sebagai stadion kebanggaan warga masyarakat Ciamis, akhir desember 2011 lalu baru saja selesai direnovasi. Kini stadion ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas yang menunjang diantarannya bagian VVIP yang sudah dirombak menjadi 2 lantai, dan lantai dua ini digunakan untuk para tamu undangan seperti pejabat dan sebagainnya. Dilantai 2 ini juga terdapat 2 ruangan untuk diskusi tim tim yang akan bertanding.

Rumput sendiri, kini telah bagus untuk dipakai dan kualitas rumput yang sangat baik. ditambah untuk ruang pemain sudah dirombak, untuk sekarang fasilitas yang disediakan sangat menjunjang. Papan skor dan sebagainnya telah ada di stadion galuh ciamis.

Stadion Galuh Ciamis ini, digunakan untuk markas tim PSGC (Persatuan Sepakbola Galuh Ciamis) dan digunakan juga untuk menggelar event event lainnya.

Stadion Galuh Ciamis ini sudah layak untuk mengikuti event seperti divisi utama bahkan ISL/IPL. Kini Stadion Galuh Ciamis berkapasitas kurang lebih 25.000 penonton.

[alert style=”white”] referensi: stadiongaluh.blogspot.com, harysukasuka.blogspot.com [/alert]

Page 4 of 20« First...23456...1020...Last »