Alun-alun Ciamis

Alun-alun Ciamis

“Taman Raflesia” resmi tidak lagi digunakan sebagai nama Ruang Terbuka Hijau (RTH) di pusat kota Ciamis ini.

Alun-alun Ciamis

Alun-alun Ciamis 2

Alun-alun Ciamis 3

Nama yang kini digunakan adalah “Alun-alun Ciamis”. Meski demikian ikon bunga Raflesia Arnoldi masih digunakan.

Nama “Taman Raflesia” pun tidak lagi dipasang pada gerbang-gerbang masuk di tiap sisi menuju taman. Kini yang dipasang hanya promosi produk rokok.

Sumber : Kang Shena Agustian‎/TATAR GALUH CIAMIS

Daerah di Ciamis yang akan Dilalui Jalan Tol Cileunyi–Tasikmalaya–Banjar

Daerah di Ciamis yang akan Dilalui Jalan Tol Cileunyi–Tasikmalaya–Banjar

Kabar gembira bagi masyarakat Ciamis dan sekitarnya, pasalnyan rencanan pembangunan Tol Cileunyi–Tasikmalaya–Banjar akan segera terrealisasi. Dengan dibangunnya jalan tol tersebut, lalu lintas dari Bandung ke daerah Ciamis, Tasik dan Banjar akan semakin mudah.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah Kabupaten Ciamis, Drs. H. Kusdiana, MM, mengatakan rencana pembangunan jalan tersebut telah memiliki payung hukum. “Ya pembangunan jalan tol Cileunyi–Tasikmalaya–Banjar sudah tercantum dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Metropolitan dan Pusat Pertumbuhan di Jawa Barat,” terangnya pada Warta Priangan, Rabu (26/08).

Kusdiana juga menambakan, pada anggaran tahun 2014, Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat telah menyusun Feasibility Study (FS) atau Studi Kelayakan Pembangunan jalan tol Cileunyi–Banjar dan jalan Lingkar Utara Ciamis. Tahap awal pembangunan jalan tol ini direncanakan untuk rute/trase Cileunyi–Rajapolah.

Masih menurut Kusdiana, sesuai peta dalam dokumen Studi Kelayakan Pembangunan jalan tol Cileunyi–Banjar, lokasi yang akan dilalui jalan tol di wilayah Kabupaten Ciamis adalah sebelah utara jalan nasional sebagai berikut:

  • Kecamatan Cihaurbeuti: Desa Cihaurbeuti, Desa Sukamaju
  • Kecamatan Cikoneng: Desa Darmacaang, Desa Nasol, Desa Sindangsari.
  • Kecamatan Sadananya: Desa Mangkubumi, Desa Werasari
  • Kecamatan Baregbeg: Desa Saguling, Desa Baregbeg, Desa Petirhililr.
  • Kecamatan Cijeungjing: Desa Kertaharja.
  • Kecamatan Sukadana: Desa Ciparigi
  • Kecamatan Cisaga: Desa Danasari, Desa Kepel, Desa Sidamulya, Desa Tanjungjaya, Desa Wangunjaya.

Sejauh ini, rencana pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan Bandung-Banjar tersebut dalam tahap menyusun Detail Engineering Desain (DED) serta analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) oleh Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat.

Namun dalam rencana yang telah disusun itu, tidak terlihat adanya lokasi pintu keluar/masuk tol di wilayah Kabupaten Ciamis. Sehingga Bappeda Ciamis telah mengajukan lokasi pintu jalan keluar/masuk tol di wilayah Ciamis, yaitu di daerah Desa Mangkubumi Kecamatan Sadananya. (Senny Apriani/WP)

sumber: wartapriangan

PSGC Ciamis Resmi Ikut Piala Presiden 2015

PSGC Ciamis Resmi Ikut Piala Presiden 2015

Persatuan Sepakbola Galuh Ciamis (PSGC) akhirnya mendapatkan surat resmi dari penyelengara turnamen sepak bola, MAHAKA Sport, untuk ikut serta dalam turnamen Piala Indonesia Satu (PIS) yang kini lebih dikenal dengan Piala Presiden. Surat dengan Nomor 181-CH/MS-Event/VIII/2015 itu dikirimkan langsung oleh MAHAKA Sport ke email milik PSGC Ciamis, tanggal 4 Agustus 2015, dan diterima sekitar pukul 14.00 WIB.

Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat, saat menunjukan surat undangan dari promotor Turnamen Piala Indonesia Satu atau Piala Presiden, di Stadion Galuh Ciamis, Selasa (04/08/2015). Foto: Eli Suherli/HR

Turnamen Piala Presiden ini akan digelar di empat lokasi, yaitu Bali, Makasar, Malang dan Bandung. Sementara undian grup akan dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2015. Sedangkan Kick Off tanggal 30 agustus 2015. Turnamen ini rencananya akan diikuti 16 klub, diantaranya 14 klub dari ISL dan 2 klub dari DU LI, yaitu PSGC Ciamis dan Martapura FC.

Manajer Tim PSGC Ciamis, H. Herdiat, dalam jumpa pers, di Stadion Galuh Ciamis, Selasa (04/08/2015), mengaku gembira mendapatkan surat resmi dari penyelenggara turnamen Piala Presiden RI.

“Ini jelas merupakan kebanggan tersendiri bagi kami tim PSGC Ciamis karena bisa berlaga di turnamen piala presiden. PSGC merupakan salah satu wakil dari Divisi Utama LI yang akan mengikuti turnamen piala presiden RI,” ungkapnya.

Herdiat mengaku sudah memanggil dan memerintahkan kepada Kepala Pelatih untuk segera memanggil dan mengumpulkan pemain. Dan Hari Rabu besok, kata dia, pemain sudah harus menggelar latihan seperti biasa. (es/DSW/Koran-HR)

Sumber: HarapanRakyat

Heni Jaladra, TKI Ciamis yang Menginspirasi Dunia

Heni Jaladra, TKI Ciamis yang Menginspirasi Dunia

Satu lagi yang harus menjadi inspirasi kita khususnya warga Ciamis. Ayo Ciamis pasti bisa !! Heni Jaladra salah satu SMK di Kota Banjar seorang TKI Ciamis dengan Dua Ijazah dari Universitas di Hong Kong yang bukan lagi menginspirasi warga Ciamis bahkan Dunia.

Heni Jaladra, TKI Ciamis yang Menginspirasi Dunia

Namanya Heni Jaladra. Selepas lulus SMK, tekad gadis cantik kelahiran Ciamis ini membulat. Ia siap menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Ayahnya hanya seorang buruh tani, dan ibunya bekerja sebagai buruh pabrik di Bekasi. Itupun, keduanya sudah berpisah sejak lama, dan memaksa Heni untuk memilih tinggal dengan neneknya di Cidolog, sebuah daerah berjarak sekitar 40 KM dari pusat Kabupaten Ciamis. Kondisi serba berbatas inilah yang membuat Heni tak berani bermimpi kuliah, setidaknya saat itu, ketika ia baru lulus dari salah satu SMK di Kota Banjar.

Sejak kecil, keinginan Heni untuk maju sudah kentara. Ia tidak pernah berhenti melangkah, meski jarak tempat tinggal ke SD tempat ia sekolah cukup jauh. Sekitar satu jam Heni Kecil harus menapaki jalan berbatu yang menembus hutan karet untuk bisa sampai ke bangku sekolah. Terlebih ketika ia masuk SMP, jarak yang ia tempuh untuk bisa mengenyam pendidikan menjadi lebih jauh. Tapi Heni tak pernah mengeluh. Semua cucuran peluh itu justru menguatkan gadis kecil dari tepian Ciamis ini untuk menjadi sosok yang tangguh.

Meski ia faham betul situasinya serba sulit, namun Heni yang saat itu beranjak remaja bersikukuh ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat menengah atas. Agar bisa melanjutkan pendidikan, ia pun hijrah dari rumah neneknya ke kediaman kakaknya yang sudah berkeluarga dan tinggal di Kota Banjar. Di kota ini, Heni berkesempatan mengenyam pendidikan di sebuah SMK.

Heni mawas diri, ia menumpang di rumah keluarga kakaknya. Bangun selalu paling pagi, sebelum jam 4 subuh, lalu membabat hampir semua pekerjaan rumah. Mulai dari mencuci, menyetrika, memasak, dan lain sebagainya. Ia tidak ingin menjadi beban untuk keluarga kakaknya. Namun, meski disibukkan dengan seabrek pekerjaan sehari-hari, tak berati Heni minim prestasi. Sejak SD hingga SMK, Heni dikenal siswi yang menonjol dalam urusan prestasi.

Semangat, kegigihan dan prestasi itulah yang kerap membuat para guru di SMK menyarankan Heni untuk melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah. Saat itu, setiap ada saran kuliah, Heni hanya bisa membalas dengan senyuman. Bukan tak didengar atau tak diamini, tapi gadis remaja ini sudah punya rencana sendiri. Selepas mengenyam pendidikan SMK, tekadnya bulat memilih menjadi TKI.

Saking bulatnya tekad Heni, ia berangkat ke Tangerang utnuk mengikuti pelatihan TKI tanpa harus menunggu ijazah SMK. Dan pada bulan Oktober 2005, bersama 19 orang TKI lainnya, putri kelahiran Tatar Galuh Ciamis ini pun terbang ke negeri orang untuk mengadu nasib. Hari itu, ia memulai profesi baru sebagai TKI di Hongkong. Dan hari itu, tak banyak orang mengenal nama Heni Jaladra. Tidak seperti hari ini tentunya. Dan hari itu pula, boleh jadi tak ada yang mengira, Heni Jaladra akan menjadi  sosok yang menginspirasi dunia.

Siapakah Heni Jaladra? Dan apa yang membuat putri kelahiran Ciamis ini menjadi sosok yang istimewa? Tunggu tulisan di Warta Priangan selanjutnya.

(Sebagaimana dikisahkan oleh Sofyan Munawar Asgart)

sumber: wartapriangan

Pembangunan Tol Cileunyi – Tasik – Banjar Dimulai Tahun 2015

Pembangunan Tol Cileunyi – Tasik – Banjar Dimulai Tahun 2015

Kabar gembira bagi masyarakat priangan timur, karena yang dinanti-nanti akan segera terealisasi. Semoga implementasinya lancar dan sukses. Amiin..

Berikut informasi yang diperoleh dari wartapriangan.com :

Mantap! Pembangunan Tol Cileunyi – Tasik – Banjar Tahun Ini Dimulai

Selasa (19/05), sebaris kabar gembira untuk masyarakat Priangan Timur tersiar. Pembangunan Tol Cileunyi – Tasik – Banjar tahun ini akan segera dimulai! Bagi warga Garut, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar serta Pangandaran tentunya pembangunan jalur bebas hambatan yang menghubungkan Priangan Timur dengan Bandung ini sangat dinanti-nanti.

“Ya, tahun ini dimulai,” jawab Kepala Bappeda Kabupaten Ciamis, Drs. H. Kusdiana, M.M., saat dikonfirmasi Warta Priangan perihal kebenaran kabar pembangunan tol tersebut.

Tahun ini tahapan awal berupa pembuatan AMDAL dan DED akan segera dimulai. DED (Detail Engineering Design), sebuah produk dari konsultan perencana yang akan dijadikan pedoman oleh pelaksana pembangunan. Rencana pembangunan ruas jalan tol Cileunyi – Tasikmalaya – Banjar ini juga sudah tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2012, tentang Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Metropolitan dan Pusat Pertumbuhan di Jawa Barat.

Kepastian tentang pembangunan Tol Cileunyi – Tasik – Banjar tersebut menyusul hasil rapat di provinsi pada hari Senin (18/05), yang dihadiri oleh semua perwakilan pemerintahan daerah se-Priangan Timur. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, H. M. Guntoro, memaparkan hasil Feasibility Study (FS) terkait rencana pembangunan Tol Cileunyi – Tasik – Banjar.

Berdasarkan hasil Feasibility Study (FS)Rute jalan bebas hambatan memiliki panjang 107 KM dengan titik awal dari Majalaya – Nagreg – Limbangan – Malangbong – Rajapolah – Ciamis – Banjar. Jalan bebas hambatan tersebut akan terhubung dengan rencana jalan tol Gedebage – Majalaya. (Senny Apriani/WP)