Taman Surawisesa Kawali

Taman Surawisesa Kawali

Taman Surawisesa Kawali

Nama Surawisesa erat kaitannya dengan sejarah situs Astana Gede Kawali yang menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Kawali. Jadi, nama Surawisesa mengambil dari sejarah Astana Gede yang menjadi icon daerah Kawali.

Pada catatan sejarah Astana Gede Kawali, diketahui bahwa Surawisesa merupakan nama istana Kerajaan Sunda pada masa pemerintahan Rahyang Niskala Wastu Kancana yang berpusat di Astana Gede Kawali.

Sumber: Kang Shena Agustian‎/TATAR GALUH CIAMIS

Dolmen di Situs Winduraja Kawali

Dolmen di Situs Winduraja Kawali

Dolmen Situs Winduraja Kawali

Benda Cagar Budaya dolmen di Situs Winduraja Kawali, setelah dilakukan penelitian oleh Disbudpar Ciamis, Balai Arkeologi Bandung dan Balai Arkeologi Nasional Jakarta, bcb tersebut tinggalan abad 10 dan 11 jadi lebih tua dari bcb prasasti yang ada di cagar budaya Astana Gede Kawali

sumber: Eman Hermansyah Sastrapraja‎/PANGAUBAN GALUH PAKUAN

Sekilas Asal Mula Kawali Ciamis

Sekilas Asal Mula Kawali Ciamis

Kawali adalah sebuah kota kecamatan yang berada di kabupaten Ciamis propinsi Jawa Barat-Indonesia. Kawali terbagi menjadi 11 Kelurahan / desa:

  1. Citeureup
  2. Karangpawitan
  3. Kawali
  4. Kawalimukti
  5. Linggapura
  6. Margamulya
  7. Purwasari
  8. Selasari
  9. Sindangsari
  10. Talagasari
  11. Winduraja

Asal mula kata Kawali menurut sejarah berdirinya kota Kawali diambil dari dua kata (Bhs.Sunda) yaitu Cai dan Kuali.Cai=Air,dan Kuali=wajan,penggorengan.Cai Kuali disingkat menurut lafal lidah Sunda menjadi Cikawali yang artinya air kuali.Ini dikaitkan dengan adanya satu sumber mata air dengan bentuk seperti kuali yang tidak pernah kering walau musim kemarau panjang.Begitupun struktur daerah Kawali kalau kita lihat dari daerah paling atas atau pegunungan menyerupai kuali dengan pusat kotanya berada di Alun-Alun Kawali.

“Cerita lain mengatakan bahwa asal usul nama Kawali bermula dari peristiwa Ajar Sukaresi ketika kesaktiannya diuji oleh Bondan seorang Raja Galuh.Pada suatu hari datanglah Bondan bersama Pangrenyep ke pertapaan Ajar, Bondan sengaja mendandani istrinya dengan cara menyimpan kuali di perut pangrenyep dengan maksud supaya disangka mengandung. Kemudian disuruhnya Ajar Sukaresi itu untuk menerka, apakah kandungan yang ada di perut istrinya itu akan melahirkan anak bayi laki-laki atau bayi perempuan. Kemudian Ajar menerka bahwa kandungan perut Pangrenyep itu akan melahirkan bayi laki-laki”.

Cai Kawali Kota kecamatan Kawali adalah aset berharga untuk kabupaten Ciamis.Di Kawali terdapat satu situs sejarah peninggalan raja pajajaran ini dibuktikan dengan adanya Prasasti Batu Tulis di Astana Gede Kawali,yang erat kaitannya dengan Prasasti Batu Tulis Bogor.Kawali merupakan Aset sejarah dan budaya yang mempunyai nilai luhur, warisan sejarah dan budaya yang sangat berharga sebagai cerminan peradaban budaya para pendahulu kita yang tinggi, penuh cita rasa, etika dan estetika serta sakral, sebagai peninggalan dari masa kerajaan Sunda sewaktu pusat kerajaan Sunda Galuh di Kawali.

Pesona yang dipunyai kota kecamatan Kawali akan saya bahas di artikel selanjutnya.Kekurangan serta kelebihannya dalam meng-arsipkan dokumen sejarah ini mohon maklum,sekiranya ada penambahan materi atau perbaikan dari nonoman Galuh,saya akan berbangga dan bersenang hati.Terima Kasih tak terhingga untuk ikut mencintai fakta sejarah bangsa kita.

[alert style=”white”]referensi: TATAR GALUH CIAMIS/Uus Suryaman Rukmana [/alert]

NGADAGE, Ngawangkong di Astana Gedé Kawali

NGADAGE, Ngawangkong di Astana Gedé Kawali

‘NGADAGE’ Ngawangkong di Astana Gedé mangrupakeun hiji kagiatan nu diayakeun di payuneun Astana Gedé/ Kabuyutan Lingga Hyang – Kawali – Kab. Ciamis, anu biasa diayakeun rutin satiap malem Saptu ku réngréngan Paseban Jagat Palaka (Paguyuban Seniman Budayawan Kawali).

Acara Ngadagé ieu mangrupakeun acara silaturahmi ku cara kumpul ngariung pikeun ngaraketkeun duduluran ogé pikeun tuker pamikiran ngeunaan sajarah katut seni budaya Sunda tur tapak lacak Karuhun baheula.

Acara Ngadagé ieu sipatna ‘terbuka’ keur umum, teu ka wates ku umur jeung golongan. Temana nyalsé henteu formal, saukur ngawangkong anu biasana temana saputar sajarah/ seni budaya/ tradisi tur rupi-rupi tema obrolan liana.

Sumangga kanu kagungan waktos, diantos kasumpinganana kanggo ngiring aub dina waktosna.

[alert style=”white”] referensi: http://www.facebook.com/events/519753811383056/[/alert]

Aksara Sunda Kawali

Aksara Sunda Kawali

Latar Belakang 
Aksara Sunda Kuno adalah aksara yang digunakan pada prasasti-prasasti dan piagam (serta naskah) jaman kerajaan Sunda (yang tertua ditemukan pada prasasti Kawali abad XIV) (Darsa. dkk, 2007: 12). Selanjutnya Holle (1882: 15-18, dalam Darsa, 2007: 15) menyatakan aksara tersebut sebagai modern schrift uit de Soenda-landen, en niet meer dan + jaar oud ‘aksara modern dari Tatar Sunda, dan berusia tidak lebih dari sekitar 1500 tahun’.

Pada tahun 2008, dilakukan upaya untuk menghidupkan kembali aksara Sunda kuno dengan beberapa perubahan dan pembakuan bentuk. Bentuk aksara Sunda baku tersebut berdasarkan aksara Sunda kuno yang terdapat pada naskah-naskah Lontar. Upaya sosialisasi aksara Sunda mutakhir tidak hanya sebatas pembakuan, tetapi juga dengan pembuatan file fonta aksara Sunda Baku yang dapat digunakan pada komputer. Pembakuan fonta aksara Sunda Baku didukung oleh Unicode, yang memasukkan aksara Sunda Baku ke dalam slot karakter khusus dalam tabel komputerisasi aksara-aksara dunia.

Beberapa karakter aksara Sunda pada prasasti Kawali memiliki bentuk yang sedikit berbeda dengan tipe aksara pada naskah-naskah Sunda kuno. Telah dikemukakan sebelumnya bahwa aksara Sunda pada prasasti Kawali merupakan jenis aksara Sunda tertua yang pernah ditemukan. Namun hingga saat ini belum ada upaya pendokumentasian aksara Kawali ke dalam bentuk fonta.

Tujuan
Komputerisasi Aksara Kawali bertujuan untuk mendokumentasikan aksara Sunda kuna tipe prasasti Kawali ke dalam bentuk digital. Aksara tersebut dibuat ke dalam bentuk file fonta sehingga dapat digunakan untuk mengetik dalam perangkat lunak pengolah aksara, maupun perangkat lunak lainnya. Fonta ini dibuat bukan untuk ‘membingungkan’ para pengguna komputer dan pembelajar aksara Sunda Baku, tetapi untuk menambah khasanah kekayaan aksara Sunda dalam dunia Informasi dan Teknologi.

Aksara Sunda yang resmi digunakan secara luas saat ini adalah aksara Sunda Baku , dengan pengkodean khusus dari Unicode . Sedangkan fonta aksara Sunda Kawali dimaksudkan untuk pembelajaran aksara Sunda kuna tipe prasasti Kawali, terutama di lingkungan akademis. Dengan dibuatnya fonta ini, diharapkan dapat memudahkan para peminat dan penggiat aksara Sunda dalam pengenalan salah satu ragam aksara Sunda kuna.

Sumber Data
Sumber data utama dalam pembuatan fonta Aksara Sunda Kawali ini adalah Prasasti Astana Gede atau Prasasti Kawali, yang ditemukan di kawasan Kabuyutan Kawali, kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terutama pada prasasti “utama” yang bertulisan paling banyak (Prasasti Kawali I). Adapun secara keseluruhan, terdapat enam prasasti. Kesemua prasasti ini menggunakan bahasa dan aksara Sunda (Kaganga). Meskipun tidak berisi candrasangkala, prasasti ini diperkirakan berasal dari paruh kedua abad ke-14 berdasarkan nama raja.

Berdasarkan perbandingan dengan peninggalan sejarah lainnya seperti naskah Carita Parahyangan dan Pustaka Rajya Rajya i Bhumi Nusantara, dapat disimpulkan bahwa Prasasti Kawali I ini merupakan sakakala atau tugu peringatan untuk mengenang kejayaan Prabu Niskala Wastu Kancana, penguasa Sunda yang bertahta di Kawali, putra Prabu Linggabuana yang gugur di Bubat.

Metode 
Metode yang digunakan adalah penjejakan aksara (tracing) pada prasasti dengan beberapa penyesuaian (normalisasi) bentuk. Karena pertimbangan materi, jarak, dan waktu, karakter aksara dibuat berdasarkan gambar foto yang tersedia di internet. Sebagai pembanding untuk memferivikasi bentuk aksara, digunakan daftar tabel aksara yang disusun K.F Holle tahun 1882.

Bentuk aksara yang telah didapatkan dari foto prasasti Kawali dijejaki dengan perangkat lunak pembuat fonta, yaitu FontForge . Hasil penjejakan tersebut kemudian dirapikan dan dilakukan beberapa penyesuaian berdasarkan bentuk sewajarnya, karena terdapat bentuk yang tidak konsisten antara karakter huruf yang sama. Penyesuaian yang dilakukan adalah proporsi tinggi, lebar dan kemiringan huruf, tanpa mengubah bentuk dasarnya.

Kumpulan gambar karakter (glyph) tersebut kemudian dimasukkan ke dalam slot papan tombol. Jangkauan (range) pengkodean karakter Font Kawali berada pada Latin-1

Video Demonstrasi Penggunaan Font Kawali.otf

bila ada yang memerlukan font Kawali.otf silahkan kirim email ke ilhamnurwansah@gmail.com

[alert style=”white”] referensi: http://ilhamnurwansah.wordpress.com [/alert]