Divisi Utama 2014, PSGC Dipastikan Bertemu PBFC Di Babak Semifinal

Divisi Utama 2014, PSGC Dipastikan Bertemu PBFC Di Babak Semifinal

BARAYAGALUH.COM – Laga Semi Final Divisi Utama 2014 dipastikan PSGC Ciamis yang akan bertemu dengan Pusamania Borneo FC atau PBFC. Di partai semifinal nanti yang rencananya akan di gelar pada tanggal 24 November 2014 di Stadion Delta Sidoarjo setelah berhasil menumbangkan PERSIS Solo dalam laga lanjutan babak 8 besar Divisi Utama 2014 Di Stadion Segiri Samarinda Kalimantan.

Beberapa hari yang lalu, PSGC Ciamis dinyatakan masuk babak semifinal setelah mendapatkan keputusan dari PSSI terkait 2 tim yang menggantikan PSS Sleman Dan PSIS Semarang yang terkena sanksi Diskualifikasi terkait kasus Sepakbola Gajah beberapa minggu yang lalu, sehingga PSSI menunjuk PSGC Ciamis dan PERSIWA Wamena sebagai pengganti nya.

PBFC dan PERSIS sendiri bukan tanpa masalah, sebelumnya persis menolak bertanding dikarenakan keamanan yang tidak berpihak kepada PERSIS, sehingga laga ulang atau remacth pun dilakukan untuk menentukan 1 tiket lagi di babak 4 besar, yang akhirnya laga ulang tersebut di gelar sore ini (20/11/14) di stadion Segiri Samarinda.

Alhasil dengan laga ulang yang dilaksanakan di Samarinda dengan status Pusamania FC sebagai tuan rumah berhasil menumbangkan PERSIS Solo dengan skor telak 6 – 0 Untuk kemenangan PBFC, dengan hasil tersebut maka PBFC berhak masuk ke fase berikutnya di semifinal yang sudah di tunggu oleh PSGC ciamis dari grup N. Meskipun sebenarnya PSGC kalah head to head dengan PERSIWA, tapi PSSI menyatakan PSGC sebagai Juara Grup sehingga bertemu dengan pemenang antara PERSIS dan PBFC yang akhirnya di menangkan oleh Pusamania Borneo FC.

Jadwal Semifinal DIVISI UTAMA 2014

Senin, 24 November 2014
PSGC ciamis vs PBFC
Kick off : 15.30 WIB
Venue : Gelora Deltra Sidoarjo

sumber: www.barayagaluh.com

Persib Tahan PSGC 2-2

Persib Tahan PSGC 2-2

Pertandingan ujicoba kedua Persib Bandung di Ciamis melawan PSGC Galuh Ciamis berakhir 2-2. Laga ini hanya berlangsung hingga menit ke-82 karena tidak dapat dilanjutkan akibat serbuan penonton ke tengah lapangan.

Beberapa saat menjelang kick off, pintu stadion jebol satu persatu. Pertama-tama pintu tribun utara yang berhasil diterobos penonton. Karena setiap tribun sudah tidak bisa menampung penonton, panpel pun akhirnya membuka pintu selatan yang langsung menuju lapangan. Hal serupa dilakukan di pintu timur dan selatan. Alhasil, penonton luber hingga ke garis lapangan. Pertandingan dimulai dengan suasana penonton yang sangat dekat dengan pemain di lapangan.

Dalam daftar susunan pemain Persib, Sergio van Dijk duduk di bangku cadangan. Sebagai gantinya, Janur menempatkan Tantan di lini serang. Sementara Hariono pun diistirahatkan dengan memasang M Taufiq sebagai starter.

Tim tuan rumah tampil impresif di awal pertandingan. PSGC mendapat hadiah penalti pada menit ke-5. Ahmad Jufriyanto dinyatakan melakukan handball di dalam kotak terlarang. Eksekusi 12 dilakukan dengan sempurna oleh gelandang yang pernah berkostum Persib, Budiawan. Pemain muda ini mengarahkan bola ke sisi kanan. Kiper M Natshir terkecoh dengan menggerakkan badannya di sisi yang lain.

Tak dapat menyeimbangkan gol, Persib justru kembali kebobolan. Menit 10, gawang Maung Bandung sudah 2 kali jebol. Tim asuhan Heri Rafni Kotari menggandakan keunggulan berkat gol Arif Budiman.

Tiga menit kemudian, Firman Utina dijatuhkan di dalam kotak penalti. Kini wasit Thoriq Alkatir menunjuk titik putih di depan gawang PSGC. Konate Makan menjadi algojo penalti. Bola tendangannya menusuk ke pojok kiri, membuat Persib.

Menit 18 Persib hampir menyeimbangkan skor seandainya bola tendnagan M Ridwan tidak membentur mistar gawang.

Sampai waktu turun minum, Persib menciptakan beberapa peluang lainnya. Salah satunya adalah akselerasi Ferdinand Alfred Sinaga pada menit 35. Sayang pergerakannya berhasil dihentikan pemain lawan. Konate mengeksekusi tendangan bebas, namun membentur pagar hidup.

Babak 2 Janur melakukan 2 pergantian pemain, Sergio masuk menggantikan Tantan dan Hariono masuk dengan menarik keluar Firman. Sergio langsung menciptakan peluang di menit pertamanya di lapangan. Menerima umpan dari Supardi, sundulan Sergio masih bisa ditangkap kiper PSGC, M Irpan.

Menit 52 Konate dapat peluang dengan mengecoh seorang pemain lawan. Sayang tendangan kaki kirinya masih lemah dan dapat diamankan penjaga gawang. Dua menit kemudian, terobosan Sergio menuju Ferdinand pun masih bisa ditepis kiper.

Persib akhirnya bisa mencetak gol kedua sekaligus penyeimbang pada menit ke-81. Umpan silang Supardi disundul Abdul Rahman. Bola tersebut berhasil ditahan M Irpan, dan bola rebound kembali disambar bek tengah Persib tersebut menjadi sebuah gol.

Namun setelah gol tersebut, suasana pertandingan kian tak kondusif. Penonton menyerbu dari sisi timur menuju lapangan. Melihat kondisi tersebut, para pemain kedua kubu langsung merapat ke ruang ganti. Pertandingan pun dinyatakan selesai karena tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Skor akhir sama kuat, 2-2.

Lineup PSGC: M Irpan, Dedean, Basid (c), Eko, Vinsen, Moris Power, Budiawan, Shin Kyun Jun, Handri, Arip Budiman, Didin Jahidin.
Cadangan: Septiadi Abd Malik, Iwan MD, Diki Aditya, Evan Varian, Chandra Yusup Ahmad, Wahyudi, Yaris Riyadi, Kim Shan Duk, Williyan, Yana Mulyana, Andrian Suci, Luis Binho, Alesandro Altobeli.

Lineup Persib: M Natshir, Supardi, Abdul Rahman, Ahmad Jufriyanto, Jajang Sukmara, M Ridwan, M Taufiq, Firman Utina (c), Konate Makan, Ferdinand Sinaga, Tantan.
Cadangan: I Made Wirawan, M Agung Pribadi, Atep, Hariono, Sergio van Dijk, Sigit Hermawan, Saepul, Rudi Gunawan, Rudiana.

[alert style=”white”]Mayasari Mulyanti/SIMAMAUNG.COM [/alert]
Stadion Galuh Ciamis

Stadion Galuh Ciamis

Stadion Galuh Ciamis 1

Stadion Galuh Ciamis, sebagai stadion kebanggaan warga masyarakat Ciamis, akhir desember 2011 lalu baru saja selesai direnovasi. Kini stadion ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas yang menunjang diantarannya bagian VVIP yang sudah dirombak menjadi 2 lantai, dan lantai dua ini digunakan untuk para tamu undangan seperti pejabat dan sebagainnya. Dilantai 2 ini juga terdapat 2 ruangan untuk diskusi tim tim yang akan bertanding.

Rumput sendiri, kini telah bagus untuk dipakai dan kualitas rumput yang sangat baik. ditambah untuk ruang pemain sudah dirombak, untuk sekarang fasilitas yang disediakan sangat menjunjang. Papan skor dan sebagainnya telah ada di stadion galuh ciamis.

Stadion Galuh Ciamis ini, digunakan untuk markas tim PSGC (Persatuan Sepakbola Galuh Ciamis) dan digunakan juga untuk menggelar event event lainnya.

Stadion Galuh Ciamis ini sudah layak untuk mengikuti event seperti divisi utama bahkan ISL/IPL. Kini Stadion Galuh Ciamis berkapasitas kurang lebih 25.000 penonton.

[alert style=”white”] referensi: stadiongaluh.blogspot.com, harysukasuka.blogspot.com [/alert]

PSGC Lolos ke Divisi Utama Liga Indonesia

PSGC Lolos ke Divisi Utama Liga Indonesia

Tim Persatuan Sepak bola Galuh Ciamis (PSGC) berhasil lolos ke Divisi Utama Liga Indonesia 2014-2015, setelah keluar menjadi runner up pada kompetisi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada Divisi I Liga Indonesia XVIII/2013 putaran II. Prestasi tersebut baru pertama kali diraih PSGC pada khususnya dan merupakan torehan sejarah bagi Kabupaten Ciamis.

Diakui manajer tim PSGC, Herdiat, prestasi yang diraih anak didiknya itu memberikan warna tersendiri, baik bagi PSGC maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis. Pasalnya, sejak berdirinya Kabupaten Ciamis, keinginan untuk bertengger di papan divisi utama baru sebatas impian.

“Sekarang impian itu sudah menjadi kenyataan. Bagi kami, ini merupakan sejarah, baik bagi tim maupun pemerintahan. Mudah-mudahan dengan prestasi yang telah diraih ini, akan memberikan warna tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis,” ungkap Herdiat saat ditemui di Pendopo Pemerintah Kabupaten Ciamis sebelum menyambut kedatangan tim dari Jakarta, Senin (23/9/2013).

Dijelaskan Herdiat, pada kompetisi PSSI Divisi I Liga Indonesia 2013, PSGC berhasil mengantongi 10 poin setelah menahan imbang dengan Persibas Banyumas di Stadion Lebak Bulus Jakarta pada Minggu (22/9/2013). Diungkapkan dia juga, pada kompetisi di Divisi I ini, PSGC menjalani lima pertandingan.

“Kompetisi putaran kedua itu diikuti enam kesebelasan, yakni PSGC, Vila 2000, Maung Bandung, Persibas, Persik Kendal, dan Perserang,” tutur Herdiat.

Dalam kompetisi Divisi I Liga Indonesia XVIII/2013 Putaran II, dari 5 kali kesempatan bertanding, tim PSGC berhasil memenangkan pertandingan sebanyak 3 kali, kalah 1 kali, dan seri 1 kali. PSGC berhasil unggul pada pertandingan melawan Perserang (2-0), PS Kendal (3-1),dan Maung Bandung (5-3).

Namun pil pahit pun harus ditelan PSGC saat dikalahkan Villa 2000, sedangkan hasil seri saat bertanding melawan Persibas Banyumas (0-0). (A-198/A-88)***

[alert style=”white”] sumber: pikiran-rakyat [/alert]

Lima Pemain Mantan Persib Gabung PSGC

Lima Pemain Mantan Persib Gabung PSGC

Lima mantan pemain Persib masing-masing Yaris Ryadi, Jajang Hasan, Irwan Wijasmara, Ervina, dan Budiman Yunus, hampir dipastikan segera bergabung dengan squad PSGC Ciamis setelah mengikuti seleksi di Stadion Galuh Ciamis beberapa hari terakhir. Bahkan Yaris Ryadi dan Budiman Yunus sudah menandatangi kontrak.

Para mantan pemain Persib ini akan memperkuat PSGC untuk menghadapi lanjutan Kompetisi Divisi I PSSI 2012-2013 yang bakal bergulir Juni nanti. PSGC menargetkan lolos masuk Divisi Utama PSSI.

“Dengan bergabungnya sejumlah pemain berpengalaman tersebut, harapannya PSGC sukses di Kompetisi Divisi I dengan target masuk Divisi Utama. Mudah-mudahan tercapai,” ujar assisten Manejer PSGC, Aep Saefulloh di sela-sela memantau latihan PSGC di Stadion Galuh Ciamis Minggu (12/5) siang.

Dengan stadion yang layak tentunya sudah saatnya Ciamis memiliki kesebelasan yang bertanding di arena kompetisi yang lebih bergengsi.

Menurut pelatih PSGC, Heri Rafni Kotari, ke-5 mantan pemain Persib tersebut sudah melewati tahap seleksi akhir, bahkan dua pemain di antaranya sudah tekan kontrak yakni Budiman Yunus dan Yaris Ryadi.

Selain ke-5 mantan pemain Persib tersebut, kata Heri, ada lima pemain lainnya yang ikut seleksi masing-masing Rediana (PSCS Cilacap), Ardi (Persisam Samarinda), Irfan (Persita Tanggerang), Edwin (Perseman Manokwari) dan Ardi (Persipasi Bekasi). “Namun Edwin terpaksa dicoret karena tidak sesuai dengan kriteria seleksi,” ujar Heri Rafni Kotari yang juga mantan pemain Persib ini. (sta)

[alert style=”white”] sumber: tribunnews [/alert]