Opak terbuat dari beras ketan putih yang dihaluskan secara tradisional yaitu dengan perangkat halu dan jubleg. Kemudian dibentuk bulat tipis-tipis lalu dikeringkan dengan cara dijemur. Setelah kering lalu dipanggang di atas bara satu-satu untuk menghasilkan opak yang matang dan renyah. Ada juga yang dipanggang tiga sampai lima buah sekaligus dengan bantuan ram kawat yang disimpan di atas bara. Dari segi kuantitas memang lebih cepat namun rasanya menjadi kurang wangi dan agak keras sedikit. Jadi kepada para penikmat opak kalau menginginkan opak yang renyah, wangi dan gurih silahkan pilih opak yang dibakar satu-satu dengan menggunakan cacapit.

[alert style=”white”]foto: flickriver.comĀ [/alert]