olie-fabrik-gwan-hien

Machines in de “Olie-fabriek Gwan Hien”, Tjiamis. Tahun : 1925-1933. G.F.J. (Georg Friedrich Johannes) Bley (Fotograaf/photographer). Courtesy : Tropenmuseum.
mesin-gwan-hien

“Olie-fabriek Gwan Hien”, kokosoliefabriek in Tjiamis, Tahun : 1925-1933. G.F.J. (Georg Friedrich Johannes) Bley (Fotograaf/photographer). Courtesy : Tropenmuseum.

Dari zaman Kangjeng prabu, perkebunan kelapa di Galuh Ciamis menjadi sangat subur, dengan produksinya yang menumpuk (ngahunyud) di setiap pelosok kampung. Dalam waktu tak terlalu lama, Ciamis tersohor menjadi gudang kelapa paling makmur di Priangan timur. Banyak pabrik minyak kelapa didirikan oleh para pengusaha, terutama Cina. Yang paling tersohor adalah Gwan Hien, yang oleh lidah orang Galuh menjadi Guanhin. Lalu pabrik Haoe Yen dan pabrik di Pawarang yang terkenal disebut Olpado (Olvado). Olpado ini musnah tertimpa bom saat Galuh dibombadir oleh Belanda. Guanhin juga tinggal nama, demikian juga yang lainnya. Saat ini, minyak kelapa terdesak oleh minyak kelapa sawit dan minyak goreng jenis lainnya.

referensi: http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Galuh