Kisruh dunia sepakbola tanah air berdampak pada kelanjutan klub sepakbola. Klub kesayangan dan kebanggan PSGC Ciamis pun terkena imbasnya semenjak pembekuan PSSI oleh menpora.

Dengan Berat Hati, PSGC Ciamis Dibubarkan

Kebijakan PSSI dan Menpora membekukan semua liga Indonesia mulai memakan korban. Salah satunya adalah tim kesayangan masyarakat Kabupaten Ciamis, PSGC. Dengan berat hati Laskar Galuhakandibubarkan.  Hal ini disampaikan langsung oleh Manajer PSGC, Drs. H. Herdiat usai pertandingan PSGC melawan Selangor FA, di Stadion Galuh, Minggu (24/05).

“Hari ini kita main, besok bubar,” tegas Herdiat pada reporter Warta Priangan, Rizal Nurdiana.

Pembubaran PSGC dilakukan terutama karena manejemen mengalami kerugian yang besar, terutama pasca Divisi Utama dibekukan.

“Kalau untuk ukuran Ciamis, kita habis uang dengan jumlah besar. Daripada menghabiskan uang tahun ini, lebih baik kita berhenti. Tahun depan kita pertimbangkan lagi,” jelas H. Herdiat.

Rencana pembubaran PSGC juga disesalkan oleh pihak manejemen Selangor FA. “Sebenarnya PSGC memiliki potensi yang sangat baik. Asumsinya, lawan Selangor FA saja PSGC bisa tahan dengan skor 2-1. Apalagi kalau dengan kesebelasan Malaysia yang lain. Hal ini mengingat Selangor FA adalah kesebelasan terbaik di persepakbolaan Malaysia,” terang Asisten Manajer Selangor FA, Hisyam G. (Senny Apriani/WP)

sumber: wartapriangan