Kawasan situs cagar budaya Karang Kamulyan di Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis memiliki tambahan koleksi baru. Koleksi baru tersebut berupa gong perdamaian dunia (World Peace Gong) dengan diameter 333 cm, yang diberi gambar bendera dari 218 negara di dunia, serta sepuluh agama yang ada di dunia.

Pada bagian tengah gong terdapat gambar bola dunia. Sedangkan pada bagian belakang gong yang berwarna kuning keemasan tersebut juga terdapat sebilah keris.

Selain dilakukan pemukulan perdana, juga sekaligus dicanangkan lokasi tersebut sebagai Kuta Galuh Purba Karang Kamulyan. Pemukulan gong pertama dilakukan oleh Kapolwil Priangan Komisaris Besar Anton Charliyan, MPKN, pada hari Rabu (9/9/2009) tepat pukul 9.09 WIB.

Ikut menyaksikan pemukulan gong simbol perdamaian dunai tersebut wakil Bupati Ciamis Iing Syam Arifin, Presiden of Wolrd Peace Gong Dr.Djuwoto Sungkani, Kapolres Ciamis Ajun Komisaris Besar Wibowo, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ciamis Cu Herman, dan lainnya.

Selain deklarasi syukuran perdana Gong Perdamaian Dunia, pada saat bersamaan juga ditetapkannya ikan mas kumpay (ekor panjang) sebagai ikon perdamaian dunia. Menurut

Anton Charliyan yang juga sebagai pemrakarsa didirikannya Gang Perdamaian Dunia di Karang Kamulyan, ikan mas kumpay merupakan satu-satunya hewan yang tercatat dalam prasasti Sang Hyang Tapak di Sukabumi.

Menyinggung dipilihnya Karang Kamulyan sebagai lokasi diletakannya gong super besar itu, dia mengungkapkan salah satu pertimbangannya adalah kawasan tersebut merupakan kota tua yang masih utuh. Selain itu juga adanya perdamaian saat peperangan. (pikiran-rakyat)

[alert style=”white”]foto: panoramio[/alert]